Home Berita Lokal Atasi Banjir BMSDA Usulkan Penetapan Lokasi Polder di Bekasi Barat

Atasi Banjir BMSDA Usulkan Penetapan Lokasi Polder di Bekasi Barat

by admin

Atasi Banjir BMSDA Usulkan Penetapan Lokasi Polder di Bekasi Barat

Radarcikarang – Rencana pembangunan polder sebagai solusi penanggulangan banjir yang kerap kali terjadi di kota Bekasi juga menjadi fokus dalam perencanaan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA).

Ditemui di kantornya, Kepala Bidang SDA Zainal Abidin menyatakan pihaknya akan segera mendorong untuk mengusulkan pembebasan lahan dan penetapan lokasi bakal dibagun Polder khususnys di wilayah kecamatan Bekasi Barat.

“Singkronisasi rencana pembangunan BMSDA juga akan dorong dengan usulan untuk pembebasan lahan dan penetapan lokasi (Penlok) ke Disperkimtan rencana pembangunan polder di Kranji,” ujarnya kepada awak media Jum’at, (5/3/2021)

“Memang polder ini kan menjadi prioritas hanya saja ada tahapan prosesnya, yang pertama perencanaan, mungkin tahun ini dimasukkan dalam bidang perencanaan artinya untuk tahun ini masuk dalam proses perencanaan. Kemudian tahun depan saya berharap adanya penganggaran untuk pembebasan lahan dan ini domainnya Disperkimtan,” tambahnya.

Kalau di pembebasan lahan itu dianggarkan juga konstruksinya berarti kita bisa menjalankan secara simultan. Namun jika di tahun 2022 belum juga dianggarkan berarti masuk ke tahun sesudahnya

Terkait spesifikasi polder BMSDA tentunya akan melakukan kajian dahulu kemudian hasil kajiannya akan kita ekspose di bagian perencanaan. “Kalo bagian pertanahan kan hanya butuh luas area saja dan potensinya dimana, akan tetapi nanti konsultan yang lebih detil menjelaskannya, kalo kita disini hanya gambaran umum saja,” katanya

Berbicara polder tentu kita akan bicara Daerah Aliran Sungai (DAS) karena kita perlu perencanaan yang komprehensif dari hulu ke hilir. Dari polder yang ada sebetulnya kita sudah melakukan action dan action itu juga ada tahapannya. Kita melihat dengan polder yang ada masih juga terjadi banjir, artinya, pertama, kapasitas kali itu sudah tidak bisa menampung dan kita tampung di polder. Kita bisa lihat ketika daerah itu banjir poldernya penuh tidak? kan penuh juga, berarti kita akan kaji lagi, dalam arti perlu penambahan polder, atau perlu pengerukan kali ataupun pelebaran

” Dari tahun ke tahun memang kendala atau tahapan yang harus kita tempuh adalah pembebasan lahan dulu seperti halnya yang di Kranji ini. Sedangkan usulan anggarannya kalo bisa di ABT tentu kita lihat juga kondisinya,”

Menurut Zainal seluruh kecamatan ada permintaan pembuatan polder air sebagai alternatif mengurangi limpasan pada saat curah hujan tinggi, salah satu solusinya adalah di tampung dahulu nanti jika hujan sudah reda bisa dialirkan lagi ke kali dan polder kembali di kosongkan, karena wilayah Bekasi ini relatif flat. (Denis)

Related Articles