Scroll untuk baca artikel
Pilih Haji Jalal=
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita Covid-19Berita NasionalPendidikan

Siap Pembelajaran Tatap Muka, 100% Guru Sekolah Nasional Insan Prima Ikut Vaksin Booster

1166
×

Siap Pembelajaran Tatap Muka, 100% Guru Sekolah Nasional Insan Prima Ikut Vaksin Booster

Share this article
Example 468x60

.
RADARCIKARANG – Menyadari akan pentingnya vaksin dalam proses pembelajaran tatap muka yang mulai berlangsung di Sekolah Nasional Insan Prima, Graha Asri, Cikarang, sebanyak 26 orang guru mengikuti kegiatan vaksin ketiga atau vaksin booster secara bertahap di Puskesmas Mekarmukti, Kompleks Desa Mekarmukti, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Guru-guru Sekolah Nasional Insan Prima, Puskesmas Mekarmukti, Cikarang Utara.

.
Hal tersebut disampaikan oleh Bu Venus Wanudyaningsih Kanugrahan, M.Pd, Kepala Sekolah TK Insan Prima, saat ditemui seusai mengikuti vaksin, Selasa (25/1/2022) pagi.
.
“Sebanyak 26 (100%) Guru Sekolah Nasional Insan Prima mengikuti vaksin booster. Ini merupakan kewajiban, sebagai warga negara Indonesia yang baik kita ikut arahan pemerintah,” katanya.
.
“Juga untuk kegiatan tatap muka pembelajaran dan kesehatan kita pribadi,” lanjut Bu Venus.
.
Ketua Yayasan Insan Prima, Martinus Eko Setiawan, S.H, juga menyampaikan ucapan terima kasih, kepada pemeritah yang telah memberikan vaksin booster untuk lebih siap menghadapi masa pembelajaran tatap muka.
.
“Sekolah Nasional Insan Prima (SIP) berterima kasih kepada pemerintah, bahwa kita bisa mendapatkan vaksin booster lebih awal. Sehingga seluruh team SIP, baik guru dan suppprting menjadi lebih siap untuk melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka, dengan tetap secara konsisten menjalankan prokes,” tegasnya.
.
Sebagaimana diketahui bersama, Kementerian Kesehatan RI melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit telah menerbitkan Surat Edaran tersebut bernomor HK.02.02/II/252/2022 tentang Vaksinasi COVID-19 Dosis Lanjutan (Booster), yang ditujukan kepada dinas kesehatan provinsi, kabupaten, dan direktur rumah sakit di Indonesia untuk melaksanakan vaksinasi booster.
.
Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI) menganjurkan pemberian vaksinasi booster untuk memperbaiki efektivitas vaksin yang telah menurun.
.
Vaksinasi booster diselenggarakan oleh Pemerintah dengan sasaran masyarakat usia 18 tahun ke atas dengan prioritas kelompok Lansia dan penderita imunokompromais.
.
Pelaksanaan vaksinasi booster bagi sasaran Lansia dapat dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten/kota. Sementara sasaran non Lansia dilaksanakan di kabupaten/kota yang sudah mencapai cakupan dosis 1 total minimal 70% dan cakupan dosis 1 lansia minimal 60%.
.
Calon penerima vaksin menunjukkan NIK dengan membawa KTP/KK. Bisa juga mendaftar melalui aplikasi Peduli Lindungi.

Example 300x600
Example 120x600