floating
floating
Example 728x250
BeritaBerita NasionalHukum & Kriminalitas

Nanik S. Deyang Resmi Jadi Kepala BGN, Pemerintah Bidik Percepatan Program MBG

1
×

Nanik S. Deyang Resmi Jadi Kepala BGN, Pemerintah Bidik Percepatan Program MBG

Share this article
iklanExample 468x60

Radarcikarang.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan program prioritas pemerintah di bidang peningkatan gizi masyarakat. Dalam keputusan tersebut, Nanik S. Deyang resmi ditunjuk sebagai Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana.

Pergantian kepemimpinan itu diumumkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Ruang Sidang Kabinet, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/6/2026). Turut mendampingi dalam kesempatan tersebut Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

ads content

Prasetyo menjelaskan, keputusan pergantian pimpinan di tubuh BGN diambil Presiden setelah pemerintah melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kinerja lembaga tersebut selama hampir satu setengah tahun terakhir.

“Selama kurang lebih hampir 1,5 tahun melakukan monitoring dan evaluasi, pada hari ini Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional,” ujar Prasetyo.

Tidak hanya pada posisi kepala lembaga, Presiden juga melakukan penyegaran pada jajaran wakil kepala. Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono ditunjuk sebagai Wakil Kepala BGN yang baru, menggantikan Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya.

Pemerintah menyampaikan apresiasi kepada jajaran pimpinan sebelumnya yang dinilai telah berperan penting dalam membangun fondasi kelembagaan serta mengembangkan Badan Gizi Nasional sejak awal pembentukannya.

“Atas nama pemerintah, kami menyampaikan terima kasih atas kerja keras dan dedikasi seluruh pimpinan sebelumnya dalam membangun fondasi dan mengembangkan Badan Gizi Nasional,” kata Prasetyo.

Pergantian kepemimpinan ini sekaligus menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mempercepat realisasi berbagai program prioritas nasional, khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu agenda unggulan pemerintahan Presiden Prabowo.

Pemerintah menilai penguatan tata kelola organisasi, efektivitas pelaksanaan program, serta akuntabilitas lembaga menjadi faktor penting agar manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

Untuk itu, Presiden meminta jajaran pimpinan baru BGN segera melakukan konsolidasi internal organisasi, memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, serta meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Menurut Prasetyo, langkah-langkah tersebut diperlukan guna mempercepat pencapaian target pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas gizi dan kesehatan masyarakat.

“Kita semua berharap kepemimpinan yang baru dapat mempercepat pelaksanaan program-program prioritas, memperbaiki kinerja, meningkatkan tata kelola organisasi, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam upaya peningkatan kualitas gizi, kesehatan, dan sumber daya manusia Indonesia,” pungkasnya.

Pergantian pucuk pimpinan BGN ini diharapkan menjadi momentum penguatan kelembagaan sekaligus akselerasi program-program strategis pemerintah yang berfokus pada pembangunan generasi Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

Example 120x600

Tidak diijinkan untuk mengkopi konten

You cannot copy content of this page