Meta, perusahaan induk WhatsApp, dilaporkan sedang menguji layanan berlangganan berbayar terbaru bernama WhatsApp Plus. Kabar ini menarik perhatian banyak pengguna karena untuk pertama kalinya WhatsApp menawarkan paket premium bagi pengguna reguler.
Namun, pertanyaan besar yang muncul adalah: apakah WhatsApp gratis akan segera berakhir?
WhatsApp Tetap Gratis
Kabar baiknya, WhatsApp menegaskan bahwa seluruh fitur utama tetap dapat digunakan secara gratis. Pengguna masih bisa:
- Mengirim dan menerima pesan
- Melakukan panggilan suara dan video
- Mengirim foto, video, dan dokumen
- Menikmati perlindungan enkripsi end-to-end
Dengan kata lain, WhatsApp Plus bukanlah pengganti WhatsApp gratis, melainkan layanan tambahan bagi pengguna yang menginginkan fitur personalisasi lebih banyak.
Apa Saja Fitur WhatsApp Plus?
Berdasarkan laporan dari sejumlah media teknologi, WhatsApp Plus menawarkan beberapa fitur eksklusif, antara lain:
🎨 Tema dan Ikon Kustom
Pengguna dapat mengubah tampilan WhatsApp dengan berbagai pilihan tema warna serta ikon aplikasi yang berbeda dari versi standar.
📌 Pin Hingga 20 Chat
Jika sebelumnya pengguna hanya dapat menyematkan 3 percakapan di bagian atas, pelanggan WhatsApp Plus dapat menyematkan hingga 20 chat sekaligus.
🎵 Nada Dering Eksklusif
WhatsApp Plus menyediakan sejumlah ringtone khusus yang tidak tersedia bagi pengguna gratis.
✨ Stiker Premium dan Animasi
Pelanggan juga mendapatkan akses ke paket stiker eksklusif, termasuk stiker animasi yang lebih menarik.
⚙️ Pengaturan Chat yang Lebih Fleksibel
Beberapa laporan menyebutkan adanya fitur pengaturan massal untuk daftar chat sehingga pengguna dapat menerapkan tema atau pengaturan tertentu ke banyak percakapan sekaligus.
Berapa Biayanya?
Dalam tahap pengujian beta, harga yang beredar berkisar sekitar US$2,99 per bulan atau sekitar Rp50.000 per bulan (tergantung kurs dan wilayah). Saat ini fitur tersebut masih diuji pada sebagian pengguna Android beta dan belum tersedia secara global.
Mengapa Meta Meluncurkan Langganan Ini?
Langkah ini dianggap sebagai bagian dari strategi Meta untuk meningkatkan pendapatan melalui layanan berlangganan. Sebelumnya, Meta juga telah menguji fitur premium pada Facebook dan Instagram.
Menariknya, Meta memilih untuk tidak mengunci fitur inti WhatsApp di balik paywall. Sebaliknya, mereka menawarkan fitur-fitur tambahan yang bersifat kosmetik dan personalisasi.
Apakah WhatsApp Plus Layak Dibeli?
Jawabannya tergantung kebutuhan pengguna.
Mungkin layak jika Anda:
- Suka mengubah tampilan aplikasi
- Ingin lebih banyak chat yang dipin
- Menyukai stiker dan ringtone eksklusif
Mungkin tidak perlu jika Anda:
- Hanya menggunakan WhatsApp untuk komunikasi sehari-hari
- Tidak terlalu peduli dengan tema atau personalisasi
- Merasa fitur gratis saat ini sudah cukup
Kesimpulan
Hadirnya WhatsApp Plus bukan berarti WhatsApp gratis akan dihapus. Semua fungsi utama seperti pesan, panggilan, dan keamanan tetap tersedia tanpa biaya. WhatsApp Plus hanya menawarkan pengalaman yang lebih personal melalui tema, ikon, stiker, dan fitur tambahan lainnya bagi pengguna yang bersedia berlangganan.
Sumber
- Gadgets360: WhatsApp Plus Paid Subscription Reportedly in Development
- 91Mobiles: WhatsApp Begins Testing Paid ‘Plus’ Tier
- Business Standard: WhatsApp Rolls Out ‘Plus’ Subscription Plan
- 9to5Mac: WhatsApp Plus Subscription Launching Soon
- The Verge: WhatsApp Tests ‘Plus’ Subscription
- WABetaInfo (dikutip oleh berbagai media teknologi internasional)


















