Radarcikarang.com, CIKARANG SELATAN — Sukarman, S.Ag., resmi mendapatkan nomor urut 1 dalam kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Cibatu periode 2026–2034. Penetapan nomor urut tersebut berlangsung pada Rabu (9/9/2026).
Sukarman yang sehari-hari bertugas sebagai Penghulu pada Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cikarang Selatan dan berdomisili di Tegal Luhur, Desa Cibatu, maju dengan membawa gagasan tentang pembaruan tata kelola pemerintahan desa, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga penguatan ekonomi masyarakat.
Keputusan Sukarman untuk mencalonkan diri sebagai Kepala Desa Cibatu, menurutnya, berangkat dari niat untuk mengabdikan diri dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Keikutsertaan saya mencalonkan diri dilatarbelakangi niat untuk mengabdikan diri, melayani warga masyarakat dan memajukan Desa Cibatu,” ujar Sukarman.
Selain dorongan pribadi untuk mengabdi, Sukarman menyebut dukungan dan masukan masyarakat menjadi salah satu alasan kuat dirinya maju dalam pemilihan kepala desa.
Ia menangkap adanya aspirasi masyarakat yang menginginkan hadirnya figur pemimpin baru yang mampu membawa pemerintahan desa berjalan secara baik, transparan dan berkeadilan.
Jika mendapat amanah masyarakat, Sukarman berkomitmen menjalankan pemerintahan desa dengan berpedoman pada peraturan yang berlaku serta memperbaiki administrasi wilayah. Ia juga menargetkan pembangunan dan penyempurnaan sarana-prasarana umum yang dibutuhkan masyarakat.
Tak hanya pembangunan fisik, sektor ekonomi menjadi salah satu perhatian utama Sukarman. Ia menawarkan penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan tata kelola yang transparan dan melibatkan masyarakat, termasuk warga Desa Cibatu yang tinggal di kawasan permukiman atau cluster Lippo Cikarang.
Dorong Desa Hadir untuk Pendidikan dan Dunia Kerja
Dalam visi dan misinya, Sukarman membawa gagasan penyelenggaraan pemerintahan desa yang berdedikasi, dengan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga pembinaan warga, pemberdayaan ekonomi dan pendidikan.
Visi tersebut diarahkan untuk mewujudkan masyarakat Desa Cibatu yang maju, mandiri, sejahtera, berkeadilan dan beradab.
Salah satu program unggulannya adalah sektor pendidikan dengan konsep “Desa Hadir, Masyarakat Cerdas dan Terampil.”
Program tersebut mencakup pelatihan keterampilan praktis nonformal untuk kesiapan kerja, beasiswa atau bantuan pendidikan tinggi bagi lulusan SMA/SMK dari kalangan generasi muda Cibatu, serta pengadaan ruang komputer dengan akses internet di Balai Desa yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pembelajaran daring.
Sukarman juga menawarkan program “Desa Hadir, Generasi Muda Bekerja” untuk memperkuat hubungan antara tenaga kerja lokal dengan dunia industri.
Melalui program itu, pemerintah desa nantinya diarahkan memiliki basis data digital yang memuat kompetensi, keahlian dan status warga usia produktif, khususnya lulusan SMA/SMK.
Data tersebut akan menjadi dasar bagi pemerintah desa untuk membangun kemitraan dengan perusahaan dan industri di wilayah Desa Cibatu. Sukarman menggagas kerja sama resmi melalui nota kesepahaman atau MoU antara pemerintah desa dan perusahaan untuk membuka peluang kerja bagi warga lokal sesuai kompetensinya.
BUMDes Jadi Penggerak Ekonomi Desa
Di sektor ekonomi, Sukarman mengusung konsep “Desa Hadir, Ekonomi Tumbuh.”
BUMDes didorong tidak sekadar menjadi lembaga usaha desa, tetapi berkembang menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui berbagai unit usaha produktif, seperti peternakan, budidaya dan produk rumahan.
Untuk mewujudkan hal tersebut, ia menekankan pentingnya regulasi dan tata kelola BUMDes yang tertib serta profesional.
Transparansi keuangan desa juga menjadi bagian penting dalam gagasannya. Menurut Sukarman, pengelolaan anggaran harus dilakukan secara optimal dan akuntabel, baik untuk pembangunan infrastruktur maupun program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dengan nomor urut 1 yang diperolehnya dalam penetapan calon kepala desa, Sukarman kini menawarkan gagasan perubahan melalui tiga fokus utama: pemerintahan yang bersih dan melayani, peningkatan kualitas pendidikan serta kesiapan kerja generasi muda, dan penguatan ekonomi masyarakat melalui BUMDes.
Sukarman berharap seluruh program tersebut dapat diwujudkan dengan dukungan para pemangku wilayah dan masyarakat Desa Cibatu apabila dirinya memperoleh kepercayaan untuk memimpin Desa Cibatu periode 2026–2034.


















