RADARCIKARANG.COM, CIBITUNG, BEKASI – Hanya hitungan hari menjelang pemungutan suara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sukajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, tim pemenangan calon kepala desa nomor urut 4, Munadi, mulai mematangkan barisan di tingkat tempat pemungutan suara (TPS).
Sebanyak 43 orang tenaga profesional yang dipersiapkan sebagai saksi mengikuti bimbingan teknis (bimtek) di Warmindo Pengkolan, Perumahan Gramapuri Persada, Cibitung, Kamis (17/9/2026) malam.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi akhir tim Munadi sebelum masyarakat Sukajaya menentukan pilihannya pada 20 September 2026. Pilkades serentak Kabupaten Bekasi sendiri dijadwalkan berlangsung di 154 desa.
Mewakili Ketua Tim Pemenangan, Tino, mengatakan bimtek tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh saksi memahami tugas, mekanisme, serta aturan yang berlaku dalam pelaksanaan Pilkades.
“Kami sedang mengadakan bimbingan teknis kepada para saksi yang nanti akan ditempatkan di seluruh titik TPS di Sukajaya, sebanyak 43 TPS. Meskipun teman-teman ini sudah berpengalaman menjadi saksi, tetapi untuk Pilkades ini sedikit ada perbedaan sehingga mereka bisa bertugas dengan baik sesuai dengan rambu-rambu dan aturan Pilkades yang ada,” ujar Tino kepada Radar Cikarang.
Menurut Tino, pengalaman saja tidak cukup. Para saksi perlu memiliki pemahaman yang sama mengenai prosedur pemungutan dan penghitungan suara sehingga dapat menjalankan fungsi pengawasan secara tertib dan sesuai ketentuan.
Karena itu, kegiatan malam tersebut tidak sekadar menjadi forum pengarahan, tetapi juga menjadi momentum untuk menyatukan persepsi seluruh saksi yang akan ditempatkan di masing-masing TPS.
43 TPS menjadi 43 titik yang akan dikawal oleh tim Munadi. Bagi tim pemenangan, kesiapan saksi merupakan salah satu bagian penting dalam memastikan proses pemungutan dan penghitungan suara berjalan sesuai aturan.
Konsolidasi di Ujung Pertarungan
Pilkades Sukajaya 2026 diikuti oleh lima calon kepala desa, dengan Munadi mendapatkan nomor urut 4.
Persaingan lima calon tersebut membuat hari-hari menjelang pencoblosan menjadi fase penting bagi masing-masing kandidat. Tim Munadi memilih mengisinya dengan memperkuat struktur dan kesiapan personel di lapangan.
Sebelumnya, Munadi telah resmi mendaftarkan diri sebagai calon Kepala Desa Sukajaya dan mengusung semangat perubahan serta pembangunan desa melalui kolaborasi masyarakat.
Kini, menjelang hari pemungutan suara, konsolidasi bergeser pada aspek teknis. Para saksi dipersiapkan agar memahami secara detail apa yang harus dilakukan sejak proses pemungutan suara dimulai hingga penghitungan suara selesai.
Bagi tim pemenangan, tidak ada ruang untuk lengah.
“Ini bagian dari persiapan kami. Kami ingin seluruh saksi benar-benar memahami tugasnya sehingga ketika berada di TPS nanti mereka sudah siap dan mengetahui apa yang harus dilakukan,” kata Tino.
Optimistis Nomor 4 Raih Suara Terbanyak
Dengan seluruh persiapan yang dilakukan, Tino bersama jajaran tim pemenangan menyatakan optimistis Munadi mampu meraih suara terbanyak dan mendapatkan kepercayaan masyarakat untuk memimpin Desa Sukajaya periode 2026–2034.
Optimisme tersebut menjadi energi tersendiri bagi tim nomor urut 4 yang kini memasuki fase akhir perjuangan.
Namun, hasil akhir tetap berada di tangan masyarakat Sukajaya melalui proses pemungutan suara pada hari pencoblosan.
Pemerintah Kabupaten Bekasi sebelumnya telah mengingatkan seluruh calon kepala desa dan pendukungnya agar berkompetisi secara sehat, menjunjung etika demokrasi, serta menghindari politik uang, hoaks, maupun tindakan provokatif yang dapat mengganggu kondusivitas.
Dengan demikian, bagi tim Munadi, persiapan 43 saksi bukan sekadar menempatkan personel di 43 TPS. Lebih dari itu, mereka diposisikan sebagai ujung tombak untuk memastikan seluruh proses yang terjadi di TPS dapat dikawal dengan tertib dan sesuai aturan.
Malam itu, 43 orang berkumpul. Nomor 4 berada di tengah arena pertarungan lima calon. Dan ketika hari pemungutan suara tiba, mereka akan berdiri di 43 TPS untuk mengawal setiap tahapan hingga suara terakhir dihitung.
Kini tinggal menunggu satu momentum: 20 September 2026.


















